Rabu, 08 Juni 2011

Sorabi Dengklok Karawang

Sorabi itu makanan khas tradisional dari Indonesia, biasanya yang terkenal dengan Sorabinya itu di Bandung atau Solo. Tapi sekarang kita bukan membahas tentang sorabi Bandung atau Solo melainkan sorabi yang ada dengklok karawang. Maksud dengklok disini yaitu kota yang bersejarah, karena Bung Krano pernah diculik sama pemuda-pemuda pada saat menjelang kemerdekaan Republik Indonesia.

Kalau misalkan mau ke dengklok untuk mencicipi sorabi ini dari tol Jakarta-Cikampek, keluar dari pintu gerbang tol Karawang Barat, setelah itu tinggal lurus saja terus sampai kea rah Tanjung Pura, tenang saja kalian tidak akan kesasar karena ada papan petunjuknya. Kemudian melewati terminal yang bernama Terminal Tanjung Pura.

Sorabi ini tuh adanya deket kuburan, makanya sering disebut juga Sorabi Kunti. Tapi nama toko sebenernya tuh Sorabi Hijau Hidup Baru.

Sorabi ini adonannya dibuat dari daun suji sama pandan, jadi warnanya hijau. Adonannya itu
ditaruh ditempat cetakan yang dari tembikar, setelah itu dibakar pakai arang, biasa saja sebenarnya. Tapi wangi pandannya itu berasa banget, yg membuat mantapnya itu saos kincanya. Disini ada 2 macam rasa yaitu durian sama yg pandan biasa. Bisa makan di tempat atau juga bisa di bawa pulang sebagai oleh-oleh dari dengklok karawang.

Food Fest Resinda Karawang (Tempat Nongkrong Di Karawang)
Food Fest resinda itu seperti café cuma tempatnya out dor selain itu disana juga ada lapangan futsalnya, tempatnya jadi serba guna. Food Fest resinda juga adalah salah satu tempat kumpul-kumpul anak-anak muda di karawang yang bertempat di Perum Resinda ( keluar tol karawang barat) setiap malam, terutama malam minggu. Disana terdapat banyak beberapa macam-macam makanan. Food Fest juga setiap malam minggu menyuguhkan music-music band lokal karawang yang membawakan lagu-lagu mellow untuk dinikmati para pengunjung.

Senin, 09 Mei 2011

Inspirasi Menata Pernak-Pernik Pemanis Rumah

Banyak barang unik yang menarik untuk dijadikan pernak-pernik rumah. Namun, tentunya dibutuhkan kejelian dan kreativitas untuk mengenali sebuah pernak-pernik dan mendapatkan ide penempatan yang tepat didalam ruangan. Untuk memicu kreativitas anda dalam mengenali beragam pernak-pernik yang dapat dipajang dirumah.

Sumber : : Nurahmartiyanti, Sufty dan Rozalena, Agustin. Pernak-Pernik Pemanis Rumah (Jakarta : Penebar Swadaya, 2010)

Ragam Bahan Pernak-Pernik

Dengan beragamnya bentuk dan variasi pernak-pernik aksesoris rumah, hampir semua bahan dapat digunakan untuk membuat pernak-pernik. Pilihan jenis bahan ini dapat disesuaikan dengan bahan pembentuk interior ruang. Oleh karena itu, mengetahui serta mengenal karakter bahan-bahan produk pernak-pernik rumah akan memudahkan pemilik rumah dalam memilih aksesoris yang tepat. Selain itu, menambah informasi dan pengetahuan bahan pembuat pernak-pernik juga akan sangat berguna dalam pemeliharaan dan perawatan benda-benda tersebut agar tidak mudah rusak dan selalu terlihat indah.

Sumber : : Nurahmartiyanti, Sufty dan Rozalena, Agustin. Pernak-Pernik Pemanis Rumah (Jakarta : Penebar Swadaya, 2010)

Aksesoris Pemanis Rumah

Home accessourisI atau aksesoris rumah memiliki peranan sebagai filter dalam interrior. Keberadaannya dapat menghidupkan aura dramatis dalam penciptaan suasana interior. Dengan penataan yang tepat, aksesoris rumah dapat menjadi point of interest di dalam ruangan. Salah satunya dengan menampilkannya sebagai pernak-pernik pemanis ruang yang ditonjolkan dengan warna dan corak mencolok dari backround dan perabot-perabot di dalam ruangan.

Sumber : Nurahmartiyanti, Sufty dan Rozalena, Agustin. Pernak-Pernik Pemanis Rumah (Jakarta : Penebar Swadaya, 2010)

Dalam menyusun kalimat

  • Gunakanlah kalimat-kalimat pendek
  • Gunakan bahasa biasa yang mudah dipahami orang
  • Gunakan bahasa sederhana dan jernih pengutaraannya
  • Gunakan bahasa tanpa kalimat majemuk
  • Gunakan bahasa dengan kalimat aktif, bukan kalimat pasif
  • Gunakan bahasa padat dan kuat
  • Gunakan bahasa positif, bukan bahasa negative
Sumber : H. Rosiha Anwar , Bahasa Jurnalistik dan komposisi, cetakan ke-3, 1984

Pengguna Bahasa Tulis

  1. Dalam menggunkan kata dan frase
  • Hendaknya dihindari pemakaian kata atau frase tutur dan kata atau frase setempat, kecuali bila sudah menjadi perkataan umum.
  • Hendaknya dihindarkan pemakaian kata atau frase yang telah usang atau mati.
  • Hendaknya kata atau frase yang bernilai rasa digunakan secara cermat, sesuai dengan suasana dan tempatnya.
  • Hendaknya kata-kata sinonim dipakai secara cermat pula karena kata-kata sinonim tidak selamanya sama benar arti pemakaiannya.
  • Hendaknya istilah-istilah yang sangat asing bagi umum tidak dipakai dalam karangan umum.
  • Hendaknya dihindari pemakaian kata asing tau kata daerah bila dalam bahasa Indonesia sudah ada katanya, jangan menggunakan kata asing hanya karena terdorong untuk bermegah dan berbahasa tinggi.
  • Untuk memperkecil banyaknya kata kembar dan kata bersaingan, dan untuk menghindari beban atau pemberat yang tidak perlu dalam pemakaian bahasa, sebaiknya dipedomani kelaziman dan ketentuan ejaan.
Sumber : W. J. S Poerwadarminta, Bahasa Indonesia untuk Karang Mengarang, cetakan ke-2, 1979

Disertasi

Disertasi adalah karya tulis akademik hasil studi atau penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri dan berisi sumbangan baru bagi perkembangan ilmu dan pengetahuan atau menemukan jawaban baru bagi masalah yang sementara telah diketahui jawabannya atau mengajukkan pertanyaan baru terhadap hal yang dipandang telah mapan di bidang ilmu, pengetahuan, teknologi dan seni yang dilakukan oleh calon Doktor (D3) di bawah pengawasan para pembimbingnya. Dengan demikian, disertasi akan memberikan suatu keaslian atau originalitas kepada ilmu dan pengetahuan melalui metode analisis yang baru, menghasilkan kesimpulan baru dan bahkan bila mungkinmenghasilkan temuan baru berupa teori, konsep, maupun model.

Sumber : Wahyu, T. BAHASA INDONESIA (Jakarta : Universitas Gunadarma, 2006)